Minggu, 21 Oktober 2018
   EN   

P PROFIL UPT BKIPM

Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu,

Dan Keamanan Hasil Perikanan

Tanjung Balai Asahan

1. Lokasi UPT

• Alamat Kantor  : Jl. Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai Asahan
• Telepon/Fax  : 0623 95004
• Alamat Laboratorium  : Jl. Pelabuhan Panton Bagan Asahan
• Email  : nibung@bkipm.kkp.go.id; stakari_tn@yahoo.com


2. Struktural

Kepala UPT


                 
• Nama  : Sondang Sitorus, S.Si, M.Si
• Jabatan  : Kepala UPT
• No. Telp  : 0623 95004
• Alamat e-mail  : stakari_tn@yahoo.com


Kepala Urusan Tata Usaha

• Nama  : Eliada Sinaga, SE
• Jabatan  : Kepala Urusan Tata Usaha
• No. Telp  : 0623 95004
• Alamat e-mail  : stakari_tn@yahoo.com

 

Kepala SubSeksi Wasdalin

  • Nama
:  Nandar Syahrial, S.Pi
  • Jabatan
: Kepala Sub Seksi Wasdalin
  • No telp
: 0623 95004
  • Alamat e-mail
: stakari_tn@yahoo.com

 Kepala Sub Seksi Tata Pelayanan

  • Nama
:  Fadli Pramana, S.Pi
  • Jabatan
: Kepala Sub Seksi Tata Pelayanan
  • No telp
:  0623 95004
  • Alamat e-mail
:  stakari_tn@yahoo.com


3. Sumber Daya Manusia (SDM)

• Struktural  : 4  orang
• Teknis  : 9  orang
• Non Teknis
 : 4  orang
• Tenaga Kontrak  : 10 orang


4. Sistem Jaminan Mutu

  

4. Laboratorium

• Level Laboratorium : III ( Virus, Bakteri, Parasit dan Cendawan)
• Metode Uji : SNI dan Konvensional
• No. Akreditasi : LP-792-IDN
• Ruang Lingkup :  
  
   - Aeromonas hydropila
    - Edwardsiella tarda    
    - Escherichia coli    
    - Angka Lempeng Total (ALT)
    - Dactylogyrus sp.
    - Octolasmis sp.

 
6. Pemantauan Penyakit Ikan Karantina (PIK)

        Pemantauan daerah sebar Penyakit Ikan Karantina (PIK) adalah kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh Stasiun KIPM Tanjung Balai Asahan dengan tujuan menginventarisasi penyakit ikan karantina yang menyerang areal budidaya ikan di wilayah kerja Stasiun KIPM Tanjung Balai Asahan. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan amanat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 13/MEN/2007 tentang Sistem Pemantauan Hama dan Penyakit Ikan Karantina.

      Berdasarkan surat edaran dari Badan Karantina Ikan,Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Nomor: 191/BKIPM.2/KI.650/II/2017 tentang Pemantauan Penyakit Ikan Karantina (PIK) menetapkan jumlah lokasi tempat pemantauan untuk Stasiun KIPM Tanjung Balai Asahan terdiri dari Wilayah Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Kabupaten Labuhan Batu Induk. Berdasarkan jenis media pembawa yang sering dibudidayakan masyarakat maka Pemantauan Daerah Sebar Penyakit Ikan Karantina (PIK) tahun 2018 ini difokuskan pada virus: KHV, SVC, VNN, RSIV, EMS, TiLV, IHHNV dan TSV. Pengujian untuk golongan bakteri difokuskan pada: Aeromonas salmonicida, Pseudomonas anguilliseptica dan Edwardsiella ictaluri.

        Jenis ikan yang diambil untuk pengujian penyakit adalah jenis ikan dari hasil budidaya yaitu budidaya air tawar dan budidaya air payau. Beberapa contoh ikan sampel adalah ikan mas, ikan lele, ikan nila, ikan gurame, ikan patin, udang windu dan ikan kerapu. Pengambilan sampel diupayakan dapat mewakili populasi yang ada dan sesuai dengan kriteria antara lain: ikan yang diduga sakit, ikan yang baru saja mati dan ikan segar. Kualitas air juga memegang peranan penting guna deteksi dini penyakit ikan karantina (PIK). Pengukuran kualitas air meliputi tempeatur, pH, DO, salinitas dan kecerahan.


 7. Pemantauan Jenis Ikan Bersifat Invasif (JABI)

 

         Suatu rangkaian kegiatan untuk mengevaluasi peluang dan konsekuensi biologis dan ekonomis dari pemasukan dan penyebaran ikan yang bersifat ivasif. Invasif berarti ikan yang bukan bagian dari suatu ekosistem asli yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati ikan, kerusakan ekosistem, lingkungan, kerugian ekonomi dll.

         Pada tahun 2018, kegiatan JABI dilaksanakan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Asahan dan di toko-toko penjual ikan hias yang ada di Tanjung Balai dan Kisaran. Adapun jenis ikan yang ditemukan di DAS Asahan seperti ikan gurami, baung, terubuk, sumpit, nilam, gabus, lemeduk dan udang galah. Di toko ikan hias dijumpai seperti ikan arwana, guppy, discus, koki, koi, sapu-sapu, moly, louhan, blackghost, red parrot dan manfish.

8. Lalulintas Produk Perikanan

 

 

Search